PENGALAMANKU PACARAN DENGAN ORANG GILA

PENGALAMANKU PACARAN DENGAN ORANG GILA

Brebes.net - halo halo semua nama aku Boni dan sekitar tiga tahun lalu aku jatuh cinta sama pasien Rumah Sakit Jiwa Sejak aku kecil ibuku sudah kerja di Rumah Sakit Jiwa sebagai dokter aku selalu merasa kerjaan Ibu melelahkan tapi Ibu enggak pernah Mau ngomongin setidaknya nggak sama aku mungkin Ibu pikir aku masih terlalu kecil untuk tahu tapi waktu aku umur 15-16 tahun kami pindah ke rumah yang lebih dekat dari rumah sakit dan hidup kami berubah Ibu sangat sibuk dan harus kerja lembur jadi aku mulai datang ke tempat kerjanya habis sekolah Ibu Cuma bisa bilang kalau ibu punya pasien yang butuh banyak waktunya dan dia ini kasus yang unik tapi salah satu hari ini cukup spesial aku 

lagi melewati masa yang berat di sekolah baru Wu teman sekelasku brutal mereka tipe orang yang bakal ngabisin kamu kalau kamu enggak punya iPhone terbaru atau enggak pakai jumper dengan logo Supreme aku nggak terbiasa dengan tipe kompetitif ini dan aku langsung dijauhin jadi habis sekolah aku bikinin Ibuku sandwich bnj dan aku jalan ke rumah sakit terus ditengah jalan ada cowok yang berhentiin aku ikut aku Kata dia dengan suaranya yang pelan hampir kayak berbisik Buat apa aku mau aku tertawa karena situasinya terdengar konyol Apa maksudnya buat apa kamu juga nggak cocok di mana-mana kan walaupun cowok ini terdengar kayak orang gila tapi dia ngomongnya sebenarnya Dan aku punya sikap Pantang Mundur terhadap semua hal jadi aku ikutin dia Hai kami sampai ke taman kecil lalu aku dengar orang teriak jauh dibelakang kami Dia Genggam tanganku dan didorong aku ke semak-semak Apa ada yang nyari kamu kamu membunuh aku ya Bisikku tapi dia cuma menggelengkan kepalanya dan setelah 

PENGALAMANKU PACARAN DENGAN ORANG GILA

semenit sembunyi kami lanjut jalan ke suatu tempat kami pergi ke gang gelap penuh tempat sampah besar itulah saatnya aku mulai mikir kalau aku bakal Mati saat itu juga dia buka tempat sampah di ujung Gang dan dia keluarkan pakaian lain yang warna-warni tetap waspada kata dia paranoid seakan Ada yang ngikutin dia Aku menoleh dan berpikir ini penculikan atau permintaan tolong jantungku berdegup kencang Ini bukan petualangan yang aku kira Waktu aku balik Hai aku lihat dia pakai baju yang aneh banget seakan dia Thailand travel dari tahun 80-an jadi kamu udah nentuin dia tanya aku nentuin apa di titik ini aku udah kayak teriak kamu mau ikut aku atau enggak dia jalan keluar dari gang dan saat ini aku nggak tahu harus berharap apa aku dengar suara beep dan aku baru sadar kalau dia buka kunci mobil yang ada di dekat sana apa ini mobil dia kami masuk lalu dia mulai mengemudi dan memperkenalkan diri By the way aku Felix kami jalan 


sekitar sejam dan berhenti di dekat padang rumput kami jalan ke tengahnya dan dia tiduran sambil bilang ini dia kita udah sampai kami tiduran bersama di padang rumput angin sepoi-sepoi menghempas wajah kita Hai selagi dia mulai bicara Felix bilang kalau dia merasa nggak cocok dimanapun tidaknya dia nggak cocok sama orang dia selalu merasa mereka memperhatikannya menghakiminya aku merasa ada para Noya dari suara dia tapi mau Enggak mau aku setuju kami kembali ke kota Sekitar dua jam kemudian dan waktu aku sampai dirumah Ibu udah dalam keadaan panik aku nggak pernah lihat ibu setakut itu kamu pikir kamu ngapain Hah Ibu nggak bisa nemuin kamu dimana mana Ditelepon nggak diangkat Aku nggak ngerti ini datang dari mana Ibu itu orangtua yang lumayan liberal lalu ibu mulai bergumam ada pasien ini pasien Ibu di rumah sakit ada yang benar-benar salah sama dia dan dia kabur lagi ya ibu takut banget disaat Ibu 


ngomong aku merasa badanku merinding Apa itu Felix kami bertemu Lumayan dekat dari rumah sakit apa dia tinggi rambutnya keriting Tanyaku dana kulihat Ibuku langsung pucat Oh my God Iya jawabnya aku berpikir sesaat dan memutuskan untuk bohong bilang kalau aku cuma lihat dia di jalan di dekat sekolahku dan aku pikir dia terlihat aneh Entah kenapa aku merasa kalau aku harus melindungi dia sampai Ibuku membeberkan satu informasi yang bikin aku panik kayaknya dia bunuh adik laki-lakinya aku pikir aku bakal muntah perasaanku enggak membohongiku aku memang dalam bahaya tapi entah kenapa sekarang aku mau tanya ke dia ngomong sama dia introgasi dia Jadi besoknya waktu aku ke tempat kerja Ibuku untuk Bawain bekalnya aku memutuskan untuk cari dia aku jalan disekitar rumah sakit sampai aku lihat pintu yang terbuka dan dia duduk terdiam di kasur aku masuk dan Tutup pintunya pelet terlihat kaget tapi aku nggak mau Biarin dia bikin aku nggak fokus apa kamu bunuh adikmu Tanyaku nadaku sedingin F ya semuanya mikir gitu jawaban dia 


bikin aku makin marah itu bukan Yang aku tanya aku hampir teriak kayaknya karena aku terlihat nggak peduli apa yang orang lain pikir dan pengen tahu yang sebenarnya bikin dia jadi terbuka karena perasaan dia mulai mengalir keluar aku enggak lakuin itu dia mulai bicara planet dan menjelaskan apa yang terjadi saat itu dia umur enam tahun dan dia harus jagain adiknya yang beberapa tahun lebih muda dia lagi main-main dan setelah sekitar setengah jam Dia kehilangan adiknya dan gak bisa nemuin dimanapun orang tua dia balik dan menemukan adiknya tenggelam di kolam Sejak saat itu bahkan orangtuanya memperlakukan dia kayak pembunuh walaupun itu cuma kecelakaan Walaupun dia merasa bersalah banget dia terus bicara tapi aku mendekati dia dan memeluknya itu adalah murni momen rasa belas kasih dan Pertemanan aku mungkin bisa gila juga kalau itu terjadi padaku lalu ibuku masuk kedalam ruangan ia tampak jijik 


Ibu Genggam tanganku ini Bu tarik aku keluar dari sana aku rasa itu pertengkaran pertama yang aku alami sama ibu sekarang aku ngerti mungkin Ibu merasa ibu harus melindungiku tapi dari sisiku Ibu kurang belas kasihan dan pengertian dia bukan orang jahat dia cuma anak muda yang kehilangan adiknya kami teriak dan teriak ke satu sama lain sampai suara kami Mulai serak aku enggak dibolehin mengunjungi Ibu lagi tapi aku masih suka datang ke dekat rumah sakit tiap hari cukup dekat untuk melihat apa dia berhasil kabur dengan suatu cara suatu hari aku lihat dia lompat dari pagar yang tinggi kayaknya enggak pernah ada orang yang senang itu Saat melihatku tapi pergi ke Padang rumput lagi ke tempat dimana Dia menghabiskan masa kecilnya dan tragedi ini terjadi mungkin aku mulai gila juga tapi aku mengerti dia enggak cuma itu the hujat uh cinta padanya tapi aku tahu satu-satunya cara untuk bisa bersamanya adalah 


dengan meyakinkan Ibu kalau dia nggak berbahaya Aku curiga Bahkan dia Enggak gila jadi beginilah perdebatan terbesar yang pernah terjadi sore itu aku minta dia datang kerumahku sebelum dia balik ke rumah sakit waktu kami masuk rumahku dan ibu lihat dia Ibu langsung ambil pisau dan siap menelepon polisi kasih kami lima menit Bu Please aku memohon padanya Jadi sayangku Felix harus mencurahkan isi hatinya ke wanita asing selagi dia setiap melaporkannya ke polisi Dia hampir selesai waktu Ibu taruh pisaunya dan mulai tenang Ibu cuma bilang Saya juga kehilangan adik perempuan saya Aku nggak tahu aku punya Tante tapi ternyata dia meninggal sebelum aku lahir kami setuju kalau dia bakal balik ke rumah sakit Hai dan kali ini Ibu bakal pastiin kalau dia diperlakukan seperti manusia Rasanya aneh kita sering menilai orang dari desas-desus aja semua akan lebih mudah kalau mereka nggak diperlakukan kayak monster dari awal setelah 


sekitar setahun dokter berkata bahwa dia ada di kondisi mental yang cukup baik dan dia berusaha menghadapi para Noya dan rasa bersalahnya waktu dia keluar Kami pergi ke Padang rumput untuk terakhir kalinya dan dia taruh bunga dekat kolam Kami mengucapkan selamat tinggal ke masa lalu kami aku dan velg masih merasa beda dari semua orang Padang Kami merasa dikucilkan atau dijauhkan tapi setidaknya kami cocok sama satu hal kami cocok dengan satu sama lain dan kami belajar kalau ada garis tipis antara jadi gila dan jadi dia suka cerita tadi terimakasih sudah membaca cerita ini jangan lupa share ke yang lain yah semoga bisa menghibur. 

Posting Komentar untuk "PENGALAMANKU PACARAN DENGAN ORANG GILA"