Khalifah Umar Bin Khattab Menangis Karna Seorang Pengembala Kambing | Orang islam wajib tau

Khalifah Umar Bin Khattab Menangis Karna Seorang Pengembala Kambing | Orang islam wajib tau

 Halo selamat datang kembali di brebes.net kali ini kita akan membahas sebuah kisah teladan yaitu kisah Khalifah Umar Bin Khattab yang menangis hanya karena seorang penggembala kambing Benarkah Khalifah Umar Bin Khattab dibuat menangis oleh seorang pengembala kambing apa yang dilakukannya sehingga membuat Khalifah Umar menangis untuk mengetahui kisah selengkapnya baca artikel ini hingga selesai Umar Bin Khattab dikenal sebagai khalifah yang peduli 

dengan rakyat Dia adalah seorang pemimpin yang tegas tidak hanya itu Umar juga suka menolong rakyatnya Pada suatu hari Umar Bin Khattab melakukan perjalanan seorang diri ke luar kota dia ingin melihat langsung kondisi rakyat yang dipimpinnya Umar pun sampai di padang rumput dia melihat ada seorang anak yang sedang menggembala kambing-kambingnya Umar sangat tertarik dengan kambing-kambing yang digembalakan anak itu beliau pun menghampiri sang penggembala kemudian Khalifah Umar berkata Wahai penggembala banyak sekali kambing-kambingmu bersediakah kamu menjual seekor kambingmu itu kepadaku maaf tuan kambing-kambing ini bukan milikku aku hanya penggembala yang bekerja menerima upah saja kambing-kambing yang banyak ini adalah milik 


tuanku jawab penggembala itu Umar pun terus membujuk penggembala itu untuk menjual kambing-kambing yang digemparkannya beliau pun berkata Wahai penggembala majikanmu tidak akan tahu jika kamu menjualnya kepadaku seekor saja karena tidak ada orang yang tahu jika kamu menjual seekor kambing milik majikanmu kepadaku si pengembala menatap wajah Khalifah Umar kemudian dia pun berkata Wahai Tuan engkau benar tidak ada satupun orang yang tahu jika aku menjual seekor kambing milik majikanku tapi di mana Allah Tuan dia selalu melihat apa yang diperbuat oleh makhlukNya seketika itu Khalifah Umar Bi tetap meneteskan air mata beliau sangat kagum dengan kejujuran si penggembala yang tidak mau melakukan tindakan yang tidak terpuji kemudian Khalifah Umar Bin Khattab pun meminta kepada si penggembala untuk mengantarkannya kepada sang pemilik kambing-kambing itu setelah sampai di tempat yang dituju 


maka Umar Bin Khattab bertanya kepada pemilik kambing tersebut Apakah saya boleh menebus budak pengembala ini dengan maksud untuk saya merdekakan jawab sang majikan boleh saja asal cocok saja tebusannya setelah terjadi tawar-menawar Khalifah Umar Bin Khattab pun membeli si penggembala itu selain itu dia pun membeli beberapa ekor kambing milik majikan si pengembala Kemudian beliau pun berkata kepada anak itu atau si penggembala yang tadi sekarang kamu sudah saya tebus dan kamu akan saya merdekakan Saya kagum dengan keteguhanmu dalam memegang amanah kemudian Khalifah Umar Bin Khattab pun menyerahkan beberapa ekor kambing yang dibelinya kepada si pengembala pengembala sangat senang sekali mendengar perkataan Khalifah Umar Bin Khattab dia merasa takjub terhadap kebaikan Umar yang baik hati dan barulah kemudian dia tahu bahwa ia sedang berhadapan dengan seorang khalifah 


kemudian si pengembala itu pun mengucapkan terima kasih atas kebaikan Khalifah Umar yang telah membebaskan dirinya dan memberikan beberapa ekor kambing untuknya dari kisah ini kita dapat mengambil banyak pelajaran salah satunya yaitu tentang pentingnya menjaga amanah di saat seseorang benar-benar menjaga amanah maka kehidupannya akan berkah dan balasan untuk seseorang yang benar-benar menjaga amanah adalah hal yang menggembirakan seperti halnya kisah di atas sang penggembala mendapatkan pembebasan dari budak menjadi hamba yang merdeka dan sang pengembala juga mendapatkan kambing atas kejujurannya demikianlah artikel kali ini semoga kita banyak mengambil hikmah dan pelajaran Terima kasih sudah membaca artikel ini jangan lupa share ke yang lainya yah semoga jadi ladang amal kebaikan wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Posting Komentar untuk "Khalifah Umar Bin Khattab Menangis Karna Seorang Pengembala Kambing | Orang islam wajib tau"