AKU TINGGAL DI RUMAH PENUH MAYAT DAN AKU MENYUKAINYA

AKU TINGGAL DI RUMAH PENUH MAYAT DAN AKU MENYUKAINYA

Brebes.net - Hai Hai namaku Eli dan kerjaan Ayahku membawaku ke serangan panik hukuman sekolah dan putus cinta Kebanyakan orang tumbuh di rumah kecil yang lucu dengan pagar putih tapi aku tumbuh ditempat berkebalikan dengan itu Rumahku di samping kuburan di tengah hutan gelap Oh dan Iya rumahku penuh dengan mayat keluargaku punya rumah duka selama beberapa turunan dan aku menyukainya sejak kecil Ayahku single father tapi dia selalu ada karena dia kerja dari rumah Maksudku iya sih dia mengawetkan mayat dan merias mereka tapi ayah selalu ada di rumah dan jujur kerjaan dia nggak bikin aku takut Hai itu menarik buatku aku lebih nyaman dengan kematian dibanding orang lain aku tahu itu menyedihkan dan tragis tapi itu bagian dari hidup dan aku nggak apa-apa aku bisa lihat Ayahku menenangkan keluarga dari orang yang meninggal dan aku pikir 

dia seperti pahlawan karena itu disaat kebanyakan cewek pengen jadi dokter atau astronot atau Putri aku mau melakukan yang dilakukan Ayahku Dia mengajarkanku cara menyiapkan mayat dan hal menjijikkan yang berkaitan dengan itu aku homeschool sampai aku di kelas 6 SD setelah itu aku akhirnya mulai dengan anak lain aku semangat banget aku takut orang-orang bakal Aneh ke aku karena aku anak baru tapi ternyata Mereka senang denganku beberapa cewek bahkan bilang pingin main sama aku aku ajak mereka untuk nginep di akhir minggu nginep Pertamaku aku beli permen dan aku menggerai kasur nyaman untuk semuanya aku bahkan bujuk Ayah untuk beliin aku piyama baru waktu pada datang mereka agak takut tapi salah satu dari mereka Mia mikir kalau ini super keren Karena aku tinggal dirumah duka kami mulai main game dan 

AKU TINGGAL DI RUMAH PENUH MAYAT DAN AKU MENYUKAINYA

makan pizza yang banyak tapi waktu malam tiba situasi jadi mulai menakutkan Kami pergi dan main petak umpet di bawah Dimana kamar mayat dan rumah duka berada mereka mulai bilang betapa mengerikannya tempat tinggalku itu dan aku cuma angkat bahu sayangnya waktu kami main cewek bernama voli lari ke kamar mayat dan mulai biak dengan kencang bilang kalau ada mayat di dalam sana aku tahu dia panik tapi aku cuma meyakinkan dia kalau itu enggak apa-apa lalu Mia ambil papan Widi dari ranselnya kami mulai memainkannya berusaha bicara sama hantu kepalanya mulai gerak dan kami tanya apa Kami sedang bicara semua orang yang ada di kamar mayat waktu palanya bergerak ke Iya kami cuma tertawa dan triac kecuali poli-poli mulai kehilangan akal dan terkena serangan panik dia mengalami hiperventilasi sampai enggak bisa nafas waktu Ibunya datang menjemputnya dia taruh polidi mobil dan mulai teriak pada Ayahku dia 


bilang nggak pantas untuk aku mengundang orang ke rumah anehku Hai dan membesarkan anak di rumah duka itu bodoh dan enggak bertanggung jawab dia bahkan bilang kalau aku bakal jadi kacau karena dia membesarkanku dilingkungan yang nggak benar aku merasa airmata menyengat mataku Aku berusaha balik ke acaranya untuk senang-senang Tapi jujur aku mati rasa aku selalu kagum sama kerjaan Ayah dan sekarang orang-orang bilang kalau itu mengacuhkanku Waktu aku balik ke sekolah poli bahkan enggak mau melihatku semua orang tahu tentang kerjaan Ayahku dan beberapa orang nggak mau ngomong sama aku ada rumor kalau aku dihantui aku pikir itu semua kekanak-kanakan Tapi aku berusaha enggak menanggapinya suatu hari di kelas seseorang mulai bertanya padaku tentang apa yang kami lakukan dengan mayatnya aku senang karena ada yang tertarik jadi aku mulai jelasin seluruh prosesnya Hai beberapa orang dikelas terlihat seperti mau muntah waktu gurunya dengar apa 


yang aku bilang dia mengirimku ke ruang Kepala Sekolah dan menghukumku karena Berlaku tidak pantas sepanjang tahun guru itu memperlakukanku seperti pengacau Aku nggak ngerti apa yang salah tentang karir Normal itu Tapi sejak saat itu orang-orang memperlakukan dengan sangat aneh seakan aku punya penyakit yang bakal menular ke mereka di kelas 8 kami ada karir fair kami harus presentasi tentang karir yang kita inginkan dan jelas aku bilang aku mau kerja di rumah duka kayak Ayahku Aku punya banyak fakta tentang aspek finansial prosesnya pendidikannya jujur itu presentasi yang patut dapat aplus tapi kagetnya setelah itu gurunya bilang pada aku kalau aku harus cari kerja yang lebih normal aku bilang padanya kalau ini kau aku lakukan dan dia janji aku bakal berubah pikiran waktu aku keluar dari fase God ku aku merasa direndahkan bahkan dengan semua omong kosong itu aku masih mau kerja di rumah duka di 


SMA Aku belajar untuk membuat Ayah aku senang tapi aku udah tahu apa karirku setelah aku lulus Bahkan aku mulai kerja dengan ayahku waktu aku mau 15 aku dapat tugas mengawetkan badan untuk pemakaman putih terbuka itu artinya aku harus pakai make up rapihin rambut dan memastikan Mereka terlihat cantik Aku tahu ini terdengar aneh tapi aku suka banget kerjaannya aku berhenti ngomongin kerjaanku di sekolah dan di tengah itu aku bertemu Erik Erik itu senior dan dia ganteng banget aku merasa beruntung memiliki dia dalam hidupku dia tahu Apa kerjaan Ayahku dan dia biasa aja untuk pertama kalinya aku Aa gak normal itu masa paling bahagia dalam hidupku begitulah sampai suatu hari Erik datang menjemputku saat aku kerja aku hampir selesai dengan melihatnya waktu dia masuk kedalam ruangan Dia terlihat mual dan dia mundur karena ngeri waktu aku ganti baju dan cuci tangan untuk kencan dengannya dia enggak ngebolehin aku masuk mobil dia bilang kerjaanku menjijikkan dan dia jadi jijik sama aku dia 


bilang aku pasti nggak punya emosi normal kalau aku bisa kerja dengan mayat tanpa nangis lalu dia bilang dia enggak bisa pacaran sama sosiopat aku melihat dia pergi dengan mata berkaca-kaca seumur hidupku mimpiku membuat orang jijik padaku untuk pertama kali aku pikir Semua orang pasti benar Mungkin memang ada yang salah denganku malam itu aku bilang Ayah aku kalau aku mau cari kerja di tempat makan cepat saji kayak remaja normal aku padat er sekolah jadi suster Ayahku sedih dan berusaha mengubah pikiranku tapi aku nggak dengerin aku mulai kerja di tempat jual burger dan Jujur aku nggak suka aku meyakinkan diriku kalau ini bisa membantuku jadi normal Dan gak lama aku bisa sekolah untuk sesuatu yang lebih keren ini berjalan selama beberapa bulan Ayahku kangen aku kerja sama dia tapi aku nggak berubah pikiran semua kembali jadi normal dan beberapa Rekan kerjaku bahkan mau jadi temanku tapi aku tetap mati rasa Aku merasa seperti membohongi diriku sendiri tapi tiba-tiba 


Chrissy seorang bintang ternama meninggal kecelakaan mobil seisi kota sangat sedih lalu badannya dibawa ke rumah kami untuk diurus Ayahku mengurusnya dan bertanya apa aku mau bantu tapi aku bilang enggak Kalau teman sekelasku tahu aku mengurus orang yang mereka tahu hidupku bisa berakhir t-shirt waktu pemakamannya berjalan aku hadir aku lihat gerombolan teman sekelasku menangis dan aku mulai nangis juga waktu orang tua krispi mendekati pentingnya mereka tersenyum waktu melihat ke bawah mereka berjalan dan memeluk Ayahku berterima kasih padanya karena membuat anak Mereka terlihat cantik untuk satu kali lagi ini akan membantu kami jadi tenang karena punya 


gambaran dia begitu pada saat itu aku sadar betapa pentingnya pekerjaan Ayahku pada saat itu aku nggak malu lagi aku mau melakukan pekerjaan dia bukan karena itu mudah atau enggak menjijikkan tapi karena itu penting dan membantu orang sekarang aku kerja sama Ayahku lagi aku nggak akan Biarin orang lain menentukan mimpiku lagipula aku nggak mau berada disekitar orang yang enggak mengerti aku Hai suka cerita tadi terimakasih sudah membaca cerita ini jangan lupa share ke yang lain yah semoga bisa menghibur. 

Posting Komentar untuk "AKU TINGGAL DI RUMAH PENUH MAYAT DAN AKU MENYUKAINYA"